Friday, July 14, 2006
Prakiraan Cuaca
Duh...hari ini maximum 33 derajat katanya.... Helppppp. Aku juga bangun ini masih ngantuk. Cuman 4 jam tidur. Ngga bisa tidur, keasyikan mau ganti skin blog Catatan Solitaire. Tapi karena masih banyak yang perlu di edit, jadi cancel deh.
Thursday, July 13, 2006
soramame kun no boku no ichinichi
itu adalah judul buku terbaru serial soramame kun (kacang sora - broad bean) yang terbaru. Baru terbit 10 hari, tapi sudah cetakan ke dua...hebat memang.Pengarangnya kok bisa ya menemukan ide memakai tokoh si Kacang Sora dengan teman-temannya, kacang polong (green peas), kacang tanah, dan petai china sayaendo. hebat memang imaginasinya. Pengarangnya bernama Nakaya Miwa. Kita baru punya 3 bukunya. Soramamekun, Soramamekun to medaka no ko (Sora Mame dan anak ikan Medaka), sama yang terbaru ini Soramamekun no bokunoichinichi(Sora Mame kegiatan sehari).

Hari ini aku juga bangga dengan Riku. (1) waktu pulang dari penitipan, naik sepeda. Di pinggir jalan ada seorang laki-laki penjaga toko yang sedang memasukkan papan nama tokonya ke dalam, Tapi keliatan hampir jatuh (miring) dan susah. Lalu aku bilang "Abunai (bahaya)". Riku bilang "Daijobu desuka (Tidak apa-apa?)". Yasashi ko ni nattehosii na. Aku ingin dia menjadi anak yang mau mmeperhatikan orang lain.
(2) Aku kasih sticker "Cars" pada Riku, sambil kaish tau kalau mau tempel, jangan di lantai tapi di kursinya riku aja. Pulang dari penitipan aku lagi masak, dia bilang
"Mama, besok aku mau bawa ini ke tempat sensei, mau kasih teman-teman"
"E? Riku ngga sayang itu dikasih temna-teman"
"Un (Iya)"
"Iya besok bawa aja"
Aku ingin Riku mau dengan senang hati membagi barang miliknya kepada orang lain. I'm proud of you son....
Hrai ini aku ganti handphone AU. dengan W41T toshiba, yang punya harddisc 4GB, buat dengerin music. Aku beli karena sedang promo, harganya cuma 8000 yen. Aku cuman bayar 5000 karena pake point yang kita tabung :d

Hari ini aku juga bangga dengan Riku. (1) waktu pulang dari penitipan, naik sepeda. Di pinggir jalan ada seorang laki-laki penjaga toko yang sedang memasukkan papan nama tokonya ke dalam, Tapi keliatan hampir jatuh (miring) dan susah. Lalu aku bilang "Abunai (bahaya)". Riku bilang "Daijobu desuka (Tidak apa-apa?)". Yasashi ko ni nattehosii na. Aku ingin dia menjadi anak yang mau mmeperhatikan orang lain.
(2) Aku kasih sticker "Cars" pada Riku, sambil kaish tau kalau mau tempel, jangan di lantai tapi di kursinya riku aja. Pulang dari penitipan aku lagi masak, dia bilang
"Mama, besok aku mau bawa ini ke tempat sensei, mau kasih teman-teman"
"E? Riku ngga sayang itu dikasih temna-teman"
"Un (Iya)"
"Iya besok bawa aja"
Aku ingin Riku mau dengan senang hati membagi barang miliknya kepada orang lain. I'm proud of you son....
Hrai ini aku ganti handphone AU. dengan W41T toshiba, yang punya harddisc 4GB, buat dengerin music. Aku beli karena sedang promo, harganya cuma 8000 yen. Aku cuman bayar 5000 karena pake point yang kita tabung :d
Tuesday, July 11, 2006
Yakin iku \:d/
Hari ini seperti biasanya kalo hari selasa ...nothing spesial karena riku ada di rumah. Cuman aku bisa connect komputer yang baru beli itu dengan LAN jadi bisa internet dr situ juga. Trus sempet chat dengan kiki, ngomongin soal kalo dia ke jepang ...banyak ngakaknya.Tau tau si gen pulang. Jam 7:30 udah pulang. Emang dia naik mobil sih hari ini. Aku belum masak karena emang niatnya ngabisin makannan yang ada. Trus aku ajak makan yakiniku di luar...udah lama ngga makan yakiniku...jadi kita cabut deh. Ada rasa lega juga karena ibunya gen sudah selesai pemeriksaan jantungnya dengan cateter, meskipun memang mingguu depan musti dibalon. Trus satu lagi yang menyenangkan waktu gen pulang, bawa kartu pos pemberitahuan dari imigrasi, aku udah dapat permanent residence....yatta hihihihi.....

oh ya, dapat telpon jg dari ibu harpita kasih tau mau ada acara temu masyarakat kemerdekaan RI tgl 6 agustus. sip sip, aku pasti datang deh kalo aku pas di tokyo.... hubungan dengan kbri emang ngga boleh diputusin.
Hari ini juga dapat forward ttg karakter manusia dilihat dari pohon. Menurut data itu aku adalah pohon ELM dengan rincian karakter : ELM, Si Mulia Mempunyai fisik yang menyenangkan, modis, tidak gampang memaafkan kesalahan, periang, suka memimpin dan tidak menyukai dipimpin, teman yang jujur dan setia, suka mengetahui semua karakter orang dan memberi keputusan, dermawan, sense of humor yang baik, praktis .... heheheh banyak bener juga sih.
Pagi pagi juga buka test pribadi dalam bahasa jepang, yang menentukan kamu itu seperti kue (sweet) apa... dan hasilnya aku itu Youkan (dodol jepang) hihihi. katanya punya quality, dan sopan berkata-kata. Dibesarkan seperti 'prince/bangsawan', kaya pengetahuan, dan seperti youkan suka 'kotak' yang bagus, jadi ada kesukaan pada barang bermerek..... hihihi
そこはかとなく品があり、言葉遣いも丁寧。子供のころから「お嬢様」や「お坊ちゃま」として育てられたあなたは、ようかんタイプです。少しおっとりとしたところがありますが、知識や教養が豊富で、ようかんのように中身が詰まっています。少しブランド好きなところも、「箱」を重視するようかんタイプの特徴です。
2006年後半の恋愛運は?
さわやかな魅力を身に付ければ、急上昇。
ようかんタイプのあなたは、育ちが良くて上品ですが、少しスポーティな魅力に欠けるかもしれません。ようかんの中でも、「日向夏(ひゅうがなつ)」を使った一品は、すっきりとした上品さの中に、さわやかな香りが入っています。あなたにさわやかな魅力が身に付いたら、怖いものはないはずです。
Ahhhh ini juga cuman iseng ...yang penting be what you are... tul ngga?

(kiri ke kanan : kagum dengan kepandaian dia makan pake sumpit, pulang dari yakiniku nonton Raputa, Riku dengan hiasan tanabata yang dia gambar dan bikin di penitipan)

oh ya, dapat telpon jg dari ibu harpita kasih tau mau ada acara temu masyarakat kemerdekaan RI tgl 6 agustus. sip sip, aku pasti datang deh kalo aku pas di tokyo.... hubungan dengan kbri emang ngga boleh diputusin.
Hari ini juga dapat forward ttg karakter manusia dilihat dari pohon. Menurut data itu aku adalah pohon ELM dengan rincian karakter : ELM, Si Mulia Mempunyai fisik yang menyenangkan, modis, tidak gampang memaafkan kesalahan, periang, suka memimpin dan tidak menyukai dipimpin, teman yang jujur dan setia, suka mengetahui semua karakter orang dan memberi keputusan, dermawan, sense of humor yang baik, praktis .... heheheh banyak bener juga sih.
Pagi pagi juga buka test pribadi dalam bahasa jepang, yang menentukan kamu itu seperti kue (sweet) apa... dan hasilnya aku itu Youkan (dodol jepang) hihihi. katanya punya quality, dan sopan berkata-kata. Dibesarkan seperti 'prince/bangsawan', kaya pengetahuan, dan seperti youkan suka 'kotak' yang bagus, jadi ada kesukaan pada barang bermerek..... hihihi
そこはかとなく品があり、言葉遣いも丁寧。子供のころから「お嬢様」や「お坊ちゃま」として育てられたあなたは、ようかんタイプです。少しおっとりとしたところがありますが、知識や教養が豊富で、ようかんのように中身が詰まっています。少しブランド好きなところも、「箱」を重視するようかんタイプの特徴です。
2006年後半の恋愛運は?
さわやかな魅力を身に付ければ、急上昇。
ようかんタイプのあなたは、育ちが良くて上品ですが、少しスポーティな魅力に欠けるかもしれません。ようかんの中でも、「日向夏(ひゅうがなつ)」を使った一品は、すっきりとした上品さの中に、さわやかな香りが入っています。あなたにさわやかな魅力が身に付いたら、怖いものはないはずです。
Ahhhh ini juga cuman iseng ...yang penting be what you are... tul ngga?

(kiri ke kanan : kagum dengan kepandaian dia makan pake sumpit, pulang dari yakiniku nonton Raputa, Riku dengan hiasan tanabata yang dia gambar dan bikin di penitipan)
Angka tetap hidup sesudah 5 tahun di RS Khusus Kanker, berbeda 28 point
2006年07月11日06時18分
がん専門病院、5年後の生存率に最大28ポイント差
国公立のがん専門病院などでつくる「全国がん(成人病)センター協議会」(30病院)の加盟施設で、入院治療を受けた胃がん患者の5年後の生存率(5年生存率)は、最高70%、最低42%と28ポイントもの差があったことが、厚生労働省研究班(班長=猿木信裕・群馬県立がんセンター手術部長)の調査で分かった。診療体制や治療内容が影響した可能性がある。
図表
がん専門施設での5年生存率の分布
胃がんのほか、肺がん、乳がんについて、98年に初めて入院治療を受けた患者の5年生存率を比べた。それぞれのがんで50人を超える患者を治療し、90%以上の患者について経過を追えているなどの条件に合う病院に限った。また、早期がん患者が多い病院ほど生存率が高く出てしまう可能性があるため、進行度や年齢の影響を除いて生存率を算出した。
その結果、胃がん(18施設)は最高70.1%~最低42.3%で27.8ポイント差▽肺がん(18施設)は43.5%~18.3%で25.2ポイント差▽乳がん(14施設)は92.6%~79.0%で13.6ポイント差だった。施設ごとの成績は公表していない。
胃がんの18施設の中で最下位だった施設は、症例数では全体の4番目と多いにもかかわらず、生存率の低さが際だっているため、研究班では問題点の調査を施設側に依頼している。
研究班は昨年初めて、同様の調査をした。施設が異なり直接の比較はあまり意味がないが、97年に初めて入院治療を受けた患者の5年生存率は胃がん(13施設)が70.3%~53.3%で17.0ポイント差▽肺がん(18施設)が34.9%~15.1%で19.8ポイント差▽乳がん(14施設)が86.1%~73.1%で13.0ポイント差だった。
研究班では、施設名を含め、今後どのように個別の治療成績を公表していくか検討中だ。
猿木さんは「施設間に格差がある可能性はある。各施設が自らの弱点を認識し、診療体制などを検討するきっかけにしてほしい」と言っている。
がん専門病院、5年後の生存率に最大28ポイント差
国公立のがん専門病院などでつくる「全国がん(成人病)センター協議会」(30病院)の加盟施設で、入院治療を受けた胃がん患者の5年後の生存率(5年生存率)は、最高70%、最低42%と28ポイントもの差があったことが、厚生労働省研究班(班長=猿木信裕・群馬県立がんセンター手術部長)の調査で分かった。診療体制や治療内容が影響した可能性がある。
図表
がん専門施設での5年生存率の分布
胃がんのほか、肺がん、乳がんについて、98年に初めて入院治療を受けた患者の5年生存率を比べた。それぞれのがんで50人を超える患者を治療し、90%以上の患者について経過を追えているなどの条件に合う病院に限った。また、早期がん患者が多い病院ほど生存率が高く出てしまう可能性があるため、進行度や年齢の影響を除いて生存率を算出した。
その結果、胃がん(18施設)は最高70.1%~最低42.3%で27.8ポイント差▽肺がん(18施設)は43.5%~18.3%で25.2ポイント差▽乳がん(14施設)は92.6%~79.0%で13.6ポイント差だった。施設ごとの成績は公表していない。
胃がんの18施設の中で最下位だった施設は、症例数では全体の4番目と多いにもかかわらず、生存率の低さが際だっているため、研究班では問題点の調査を施設側に依頼している。
研究班は昨年初めて、同様の調査をした。施設が異なり直接の比較はあまり意味がないが、97年に初めて入院治療を受けた患者の5年生存率は胃がん(13施設)が70.3%~53.3%で17.0ポイント差▽肺がん(18施設)が34.9%~15.1%で19.8ポイント差▽乳がん(14施設)が86.1%~73.1%で13.0ポイント差だった。
研究班では、施設名を含め、今後どのように個別の治療成績を公表していくか検討中だ。
猿木さんは「施設間に格差がある可能性はある。各施設が自らの弱点を認識し、診療体制などを検討するきっかけにしてほしい」と言っている。
Monday, July 10, 2006
kupu-kupu
pagi-pagi sudah senang dengan melihat kehadiran kupu-kupu di atas bunga yang aku tanam di beranda rumah...
Setelah menonton minna hero dari disney channel, kita pergi ke penitipan naik bus, karena sepedaku masih di parkiran sepeda. Anter riku, ambil sepeda lalu belanja. Kali ini aku belanjanya di toko sayur murah yang terdekat dengan stasiun. Udah lama ngga belanja disini. Sesudah pilih semangka, snack kecil, aku baru sadar bahwa ternyata aku ngga bawa tas... lahhh tas aku kemana? sempet panik, lalu aku liat di keranjang sepeda...ada... puffff.... kok bisa aku sampe begitu? pertama kali nih kejadian. sempet panik kalo bener-bener ilang, segala surat2 wahhhh.
Dari situ cepet2 pulang. Masak dan bobo siang sebentar...kemudian aku pergi ngajar ke meguro. Tinggal 2 kali lagi nih, yey asyik.... Lucunya muridnya pada ngga semangat belajar. Kepanasan sih;)) Shino san bawa martabak dan bir bintang. lalu yamank san bawa kacang disco pedas oleh-oleh dari bali. hihihi belajar sambil makan dan minum, udah gitu kebanyakan ngobrolnya daripada belajarnya. Ada 2 murid yang sedang hamil, yang satunya ngga datang sih. Heboh emang kalo isinya cewek semua.

Sembari aku naik kereta menuju meguro, aku lanjutin baca bukunya Djenar maesa ayu. So total aku baca 4 buku. Judul/sampulnya nyeremin semua... yang pertama aku baca itu kan judulnya cerita pendek tentang cerita cinta pendek. Lalu Mereka panggil saya monyet, Jangan main-main dengan kelaminmu, dan Nayla (yang ini sampulnya jijikin, tubuh manusia yang di peniti in. Huh, baca bukunya cukup deh. plot ceritanya sama semua...kekerasan terhadap wanita dan lesbian.... Pemakaian kata-kata dan pengandaian memang bagus. Aku kan baca cepet, jadi sejam satu buku juga udah abis...tapi sesudah baca rasanya muak, dan heran kok buku ginian bisa diterbitin di indonesia. Memang bener harus ada yang berani tulis seperti ini , sex, kekerasan bahkan penyimpangan sex. tapi kalo 4 buku isinya sama (temanya sama) males deh. Aku pencinta happy end sih.
Oh ya hari ini juga sempat chat dengan windy dan nana bicarain reuni himaja 86. Sebetulnya pengen juga pergi nginep bareng di puncak. cuman kok pikir punya pikir, waktu persiapan kurang, lalu capek kesananya. So aku bilang windy utk cari info aja ttg ruangan di hotel nikko. dia bisa pake harga temen soalnya hihihi. Mikirin acara reuni seneng deh. Udah lama juga ngga ketemu sama temen-temen univ. Kecuali yati dan susi, yang lain udah putus hubungan. Semoga mereka semua bisa dateng dengan keluarga semua.
Hari ini ditutup dengan kesan pada announce di kereta waktu pulang tadi. Sampai di kichijoji, kondekturnya bilang "Selamat capek sudah melewati satu hari yang panjang. Hati-hati pulang smapai di rumah". Udah kedua kali aku dengar ucapan seperti itu di kereta line ini. seneng rasanya kalo ada orang yang menyapa seperti itu, meskipun itu hanya berupa salam aja. Itu (keramahan) itu sudah mulai menghilang dari masyarakat jepang aku rasa.

Turun dari bis, aku mampir ke konbini untuk beli es krim untuk riku. Kemudian aku liat ada cup noodle baru. Spicy hot... aku beli 2 biji. Sampai di rumah...ternyata gen juga beli satu....hahahah bisa berpikiran yang sama ya. Such coincidence sering terjadi memang.... apa itu gara2 hari lahir kita sama??? who knows.
News hari ini : Sophia Loren yang sudah berumur 70 th keluarin kumpulan foto bugilnya. hahhaha mau kasih liat keriputnya kali yah ... jadi inget madam syuga nih. Segitu pengennya org indo waktu itu untuk liat mantan first ladynya indonesia. Aku pernah liat sih.... art nya bagus. Dia pake tato dan tata artistiknya bagus. sehingga bukan aku anggap sebagai porno picisan heheheh
Setelah menonton minna hero dari disney channel, kita pergi ke penitipan naik bus, karena sepedaku masih di parkiran sepeda. Anter riku, ambil sepeda lalu belanja. Kali ini aku belanjanya di toko sayur murah yang terdekat dengan stasiun. Udah lama ngga belanja disini. Sesudah pilih semangka, snack kecil, aku baru sadar bahwa ternyata aku ngga bawa tas... lahhh tas aku kemana? sempet panik, lalu aku liat di keranjang sepeda...ada... puffff.... kok bisa aku sampe begitu? pertama kali nih kejadian. sempet panik kalo bener-bener ilang, segala surat2 wahhhh.
Dari situ cepet2 pulang. Masak dan bobo siang sebentar...kemudian aku pergi ngajar ke meguro. Tinggal 2 kali lagi nih, yey asyik.... Lucunya muridnya pada ngga semangat belajar. Kepanasan sih;)) Shino san bawa martabak dan bir bintang. lalu yamank san bawa kacang disco pedas oleh-oleh dari bali. hihihi belajar sambil makan dan minum, udah gitu kebanyakan ngobrolnya daripada belajarnya. Ada 2 murid yang sedang hamil, yang satunya ngga datang sih. Heboh emang kalo isinya cewek semua.

Sembari aku naik kereta menuju meguro, aku lanjutin baca bukunya Djenar maesa ayu. So total aku baca 4 buku. Judul/sampulnya nyeremin semua... yang pertama aku baca itu kan judulnya cerita pendek tentang cerita cinta pendek. Lalu Mereka panggil saya monyet, Jangan main-main dengan kelaminmu, dan Nayla (yang ini sampulnya jijikin, tubuh manusia yang di peniti in. Huh, baca bukunya cukup deh. plot ceritanya sama semua...kekerasan terhadap wanita dan lesbian.... Pemakaian kata-kata dan pengandaian memang bagus. Aku kan baca cepet, jadi sejam satu buku juga udah abis...tapi sesudah baca rasanya muak, dan heran kok buku ginian bisa diterbitin di indonesia. Memang bener harus ada yang berani tulis seperti ini , sex, kekerasan bahkan penyimpangan sex. tapi kalo 4 buku isinya sama (temanya sama) males deh. Aku pencinta happy end sih.
Oh ya hari ini juga sempat chat dengan windy dan nana bicarain reuni himaja 86. Sebetulnya pengen juga pergi nginep bareng di puncak. cuman kok pikir punya pikir, waktu persiapan kurang, lalu capek kesananya. So aku bilang windy utk cari info aja ttg ruangan di hotel nikko. dia bisa pake harga temen soalnya hihihi. Mikirin acara reuni seneng deh. Udah lama juga ngga ketemu sama temen-temen univ. Kecuali yati dan susi, yang lain udah putus hubungan. Semoga mereka semua bisa dateng dengan keluarga semua.
Hari ini ditutup dengan kesan pada announce di kereta waktu pulang tadi. Sampai di kichijoji, kondekturnya bilang "Selamat capek sudah melewati satu hari yang panjang. Hati-hati pulang smapai di rumah". Udah kedua kali aku dengar ucapan seperti itu di kereta line ini. seneng rasanya kalo ada orang yang menyapa seperti itu, meskipun itu hanya berupa salam aja. Itu (keramahan) itu sudah mulai menghilang dari masyarakat jepang aku rasa.

Turun dari bis, aku mampir ke konbini untuk beli es krim untuk riku. Kemudian aku liat ada cup noodle baru. Spicy hot... aku beli 2 biji. Sampai di rumah...ternyata gen juga beli satu....hahahah bisa berpikiran yang sama ya. Such coincidence sering terjadi memang.... apa itu gara2 hari lahir kita sama??? who knows.
News hari ini : Sophia Loren yang sudah berumur 70 th keluarin kumpulan foto bugilnya. hahhaha mau kasih liat keriputnya kali yah ... jadi inget madam syuga nih. Segitu pengennya org indo waktu itu untuk liat mantan first ladynya indonesia. Aku pernah liat sih.... art nya bagus. Dia pake tato dan tata artistiknya bagus. sehingga bukan aku anggap sebagai porno picisan heheheh
bahasa
Kompas 2 Juli 2006
ASAL USUL
Lho, lha wong wah kok wow to?
Suka Hardjana
Benarkah bahasa itu cermin tata pikir dan perilaku? Orang-orang pintar bilang, bahasa menunjukkan tingkat budaya dan peradaban suatu masyarakat dalam kesatuannya yang lebih padat. Konon, makin tinggi kebudayaan dan peradaban suatu bangsa, makin canggih dan mumpuni (artinya lengkap, luas, kuat dan siap pakai untuk segala hal) suatu bahasa. Sebaliknya, semakin kurang maju budaya dan peradaban suatu masyarakat, kurang canggih dan kurang ’siap pakai’ pula bahasa masyarakat yang kurang maju itu. Secara khas—pada tingkat individu yang lebih personal—cara berbahasa menunjukkan tinggi rendahnya tingkat kecerdasan dan pendidikan seseorang. Bahasa bukan hanya alat komunikasi gaul, tetapi—yaitu tadi—cermin tata pikir dan perilaku manusia dalam segala keluasan dan kedalaman (kompleksitas) hakikatnya. Maka bahasa lantas dihubung-hubungkan dengan tingkat kecerdasan, pendidikan, kebudayaan-bahkan tingkat peradaban manusia dalam kesatuan kelompoknya. Karena bukan termasuk orang pintar dan tidak ahli dalam soal-soal kerumitan bahasa (dalam konteks sosiologi, antropologi, psikologi dan ilmu komunikasi simbol dan tanda-tanda ) seperti di atas dipesankan–saya sungguh tidak bisa menjelaskan mengapa bahasa dihubungkan dengan tingkat ’gengsi’ kemajuan seseorang atau masyarakat tertentu menyangkut tingkat kecerdasan, pendidikan dalam segala tetek-bengek implikasi (kandungan yang bersangkut-paut dalam hal) budaya dan peradaban segala. Mengukur tingkat kecerdasan, pendidikan dan peradaban barangkali tidak terlalu sulit, karena parameternya ada dan jelas cara berfungsinya. Tapi mengukur tingkat budaya seseorang atau kelompok masyarakat dalam konteks bahasa? Saya tidak tahu. Yang secara naif dan asal-asalan sedikit saya catat hanyalah gejala-gejala cara berbahasa yang sekilas sering dapat kita amati melalui wacana gaul dan komunikasi sehari-hari antarsesama. Bahasa bingung orang bingung yang bikin bingung. Berikut contoh-contoh kecilnya.
Harian ini pernah memuat sebuah artikel dengan judul begini: "Pendidikan Religiositas, Terobosan Obyektivikasi Faham Inklusivisme" (Kompas, Jumat 5 Oktober 2001). Lantas di edisi yang sama ada juga judul beginian: Perlukah "National Discipline Watch"? Kompas , Sabtu 6 Oktober 2001 memuat judul tulisan begini: "Koalisi Ornop Bentuk Tim Eksaminasi". Judul berita ini rupanya berlanjut seminggu kemudian, Sabtu 13 Oktober 2001: "Tim Eksaminasi Publik Koalisi Ornop Mulai Bekerja". Waduh! Di mana bahasa Indonesia-nya ya? Hingga hari ini, saya perlukan waktu lima tahun untuk memahami kebingungan konstruksi bahasa seperti itu. Bias perilaku dan tata pikir?
Bahasa memang sering diselewengkan demi tujuan gengsi dan pembentukan wacana semu oleh pemakainya. Bahasa asing sering menjadi alat bergengsi untuk tujuan itu. Dulu, orang Romawi sering menggunakan bahasa Yunani demi gengsi, orang Perancis menggunakan bahasa Latin dan orang Jerman menggunakan bahasa Itali dengan tujuan yang sama. Istilah dan bahasa asing sebagai rias bahasa simbol status dipercaya bisa mengatrol gengsi. "Pengkhianatan" bahasa dianggap lumrah demi simbol status, walau harus mengorbankan bahasa sendiri yang sebenarnya tak kalah apik. Lihatlah akomodasi istilah-istilah ortu atau sesama dalam bahasa Indonesia yang sebenarnya cukup apik dan pas untuk diri sendiri seperti, kakek-nenek, ayah, bapak-ibu, paman-bibi, bung, saudara, kakak-abang, adik dan seterusnya. Oleh kebiasaan banyak orang sebutan istilah-istilah keluarga dan pertemanan itu sering sengaja dilupakan dan diganti dengan istilah-istilah yang dianggap lebih keren seperti, opa-oma (Itali), eyang (Jawa), papa-papi-papap (Itali, Belanda) dedy (Inggris Amerika), romo (Jawa) mami-mama-muti (Belanda, Itali, Jerman), oom-tante (Belanda-Jerman). Tak jarang kita dengar istilah-istilah, kawin-nikah, cerai, upah, gaji, tak-bukan, terima kasih, aman, diganti married, divorce, honor, salary, non, thanks, save. Di tahun 1950-an kata ganti orang pertama dan kedua saya, aku, awak, kami, engkau, kamu, anda—demi sopan santun—sering diganti dengan sebutan ik-ike, we (Belanda) je-u, you (Belanda-Inggris). Siapa mengganti-ganti sebutan itu? Kalangan menengah atas dan yang menganggap diri mereka ’terpelajar’. Kita tahu sebutan itu di kalangan urban Jakarta kemudian berubah menjadi gue, lu-elu (China). Anehnya, sebutan kata ganti orang ketiga ia, dia, mereka, tak pernah diubah. Apakah orang ketiga di Indonesia dianggap tidak penting, atau bahkan tak bisa diganggu gugat? Aneh. Istilah hitungan angka (baca, duit) juga sering terdengar lebih akrab dalam bahasa China seperti, seceng, goceng, cepek, cenggo, jigo, dan istilah populer di tahun 1970-an, priiit jigo! Tentu saja istilah prit jigo kini tak lagi populer, karena go-nya tak lagi ji, tapi sudah berlipat ganda ribuan kali. Bahasa Arab bukan lagi persoalan sehari-hari untuk istilah-istilah alhamdulillah, salammualaikum, astaga, khitan, nikah, mutakhir dan seterusnya.
Apakah dari sudut bahasa, gejala yang sudah lama menjadi tanda-tanda budaya mitch-match (artinya campur aduk) Indonesia ini bagian dari deru globalisasi semu yang banyak di-blow-up (digembar-gemborkan) media—atau sekadar keterpecundangan patologis pengaruh westernisasi, chinaisasi, arabisasi, jawaisasi yang sering dirasa lebih unggul oleh kalangan tertentu? Tak apa, di bidang politik, sosial, ekonomi, agama dan lain-lain–nyatanya semangat budaya amburadulisme mitch-match ini toh tak kalah seru. Makanya, kakek saya yang hanya fasih berbahasa Jawa bingung tak mengerti apa itu seru cucu-cucu kakek: wow ! Yang kakek tahu adalah, wah. Sambil terheran-heran kakek bilang: Lho, lha wong wah kok wow to? Inikah tanda-tanda kecil budaya unggul, seperti dianjurkan pak presiden dalam konteks kepribadian Indonesia? Walah, wah aja diganti wow. Wis ...!
ASAL USUL
Lho, lha wong wah kok wow to?
Suka Hardjana
Benarkah bahasa itu cermin tata pikir dan perilaku? Orang-orang pintar bilang, bahasa menunjukkan tingkat budaya dan peradaban suatu masyarakat dalam kesatuannya yang lebih padat. Konon, makin tinggi kebudayaan dan peradaban suatu bangsa, makin canggih dan mumpuni (artinya lengkap, luas, kuat dan siap pakai untuk segala hal) suatu bahasa. Sebaliknya, semakin kurang maju budaya dan peradaban suatu masyarakat, kurang canggih dan kurang ’siap pakai’ pula bahasa masyarakat yang kurang maju itu. Secara khas—pada tingkat individu yang lebih personal—cara berbahasa menunjukkan tinggi rendahnya tingkat kecerdasan dan pendidikan seseorang. Bahasa bukan hanya alat komunikasi gaul, tetapi—yaitu tadi—cermin tata pikir dan perilaku manusia dalam segala keluasan dan kedalaman (kompleksitas) hakikatnya. Maka bahasa lantas dihubung-hubungkan dengan tingkat kecerdasan, pendidikan, kebudayaan-bahkan tingkat peradaban manusia dalam kesatuan kelompoknya. Karena bukan termasuk orang pintar dan tidak ahli dalam soal-soal kerumitan bahasa (dalam konteks sosiologi, antropologi, psikologi dan ilmu komunikasi simbol dan tanda-tanda ) seperti di atas dipesankan–saya sungguh tidak bisa menjelaskan mengapa bahasa dihubungkan dengan tingkat ’gengsi’ kemajuan seseorang atau masyarakat tertentu menyangkut tingkat kecerdasan, pendidikan dalam segala tetek-bengek implikasi (kandungan yang bersangkut-paut dalam hal) budaya dan peradaban segala. Mengukur tingkat kecerdasan, pendidikan dan peradaban barangkali tidak terlalu sulit, karena parameternya ada dan jelas cara berfungsinya. Tapi mengukur tingkat budaya seseorang atau kelompok masyarakat dalam konteks bahasa? Saya tidak tahu. Yang secara naif dan asal-asalan sedikit saya catat hanyalah gejala-gejala cara berbahasa yang sekilas sering dapat kita amati melalui wacana gaul dan komunikasi sehari-hari antarsesama. Bahasa bingung orang bingung yang bikin bingung. Berikut contoh-contoh kecilnya.
Harian ini pernah memuat sebuah artikel dengan judul begini: "Pendidikan Religiositas, Terobosan Obyektivikasi Faham Inklusivisme" (Kompas, Jumat 5 Oktober 2001). Lantas di edisi yang sama ada juga judul beginian: Perlukah "National Discipline Watch"? Kompas , Sabtu 6 Oktober 2001 memuat judul tulisan begini: "Koalisi Ornop Bentuk Tim Eksaminasi". Judul berita ini rupanya berlanjut seminggu kemudian, Sabtu 13 Oktober 2001: "Tim Eksaminasi Publik Koalisi Ornop Mulai Bekerja". Waduh! Di mana bahasa Indonesia-nya ya? Hingga hari ini, saya perlukan waktu lima tahun untuk memahami kebingungan konstruksi bahasa seperti itu. Bias perilaku dan tata pikir?
Bahasa memang sering diselewengkan demi tujuan gengsi dan pembentukan wacana semu oleh pemakainya. Bahasa asing sering menjadi alat bergengsi untuk tujuan itu. Dulu, orang Romawi sering menggunakan bahasa Yunani demi gengsi, orang Perancis menggunakan bahasa Latin dan orang Jerman menggunakan bahasa Itali dengan tujuan yang sama. Istilah dan bahasa asing sebagai rias bahasa simbol status dipercaya bisa mengatrol gengsi. "Pengkhianatan" bahasa dianggap lumrah demi simbol status, walau harus mengorbankan bahasa sendiri yang sebenarnya tak kalah apik. Lihatlah akomodasi istilah-istilah ortu atau sesama dalam bahasa Indonesia yang sebenarnya cukup apik dan pas untuk diri sendiri seperti, kakek-nenek, ayah, bapak-ibu, paman-bibi, bung, saudara, kakak-abang, adik dan seterusnya. Oleh kebiasaan banyak orang sebutan istilah-istilah keluarga dan pertemanan itu sering sengaja dilupakan dan diganti dengan istilah-istilah yang dianggap lebih keren seperti, opa-oma (Itali), eyang (Jawa), papa-papi-papap (Itali, Belanda) dedy (Inggris Amerika), romo (Jawa) mami-mama-muti (Belanda, Itali, Jerman), oom-tante (Belanda-Jerman). Tak jarang kita dengar istilah-istilah, kawin-nikah, cerai, upah, gaji, tak-bukan, terima kasih, aman, diganti married, divorce, honor, salary, non, thanks, save. Di tahun 1950-an kata ganti orang pertama dan kedua saya, aku, awak, kami, engkau, kamu, anda—demi sopan santun—sering diganti dengan sebutan ik-ike, we (Belanda) je-u, you (Belanda-Inggris). Siapa mengganti-ganti sebutan itu? Kalangan menengah atas dan yang menganggap diri mereka ’terpelajar’. Kita tahu sebutan itu di kalangan urban Jakarta kemudian berubah menjadi gue, lu-elu (China). Anehnya, sebutan kata ganti orang ketiga ia, dia, mereka, tak pernah diubah. Apakah orang ketiga di Indonesia dianggap tidak penting, atau bahkan tak bisa diganggu gugat? Aneh. Istilah hitungan angka (baca, duit) juga sering terdengar lebih akrab dalam bahasa China seperti, seceng, goceng, cepek, cenggo, jigo, dan istilah populer di tahun 1970-an, priiit jigo! Tentu saja istilah prit jigo kini tak lagi populer, karena go-nya tak lagi ji, tapi sudah berlipat ganda ribuan kali. Bahasa Arab bukan lagi persoalan sehari-hari untuk istilah-istilah alhamdulillah, salammualaikum, astaga, khitan, nikah, mutakhir dan seterusnya.
Apakah dari sudut bahasa, gejala yang sudah lama menjadi tanda-tanda budaya mitch-match (artinya campur aduk) Indonesia ini bagian dari deru globalisasi semu yang banyak di-blow-up (digembar-gemborkan) media—atau sekadar keterpecundangan patologis pengaruh westernisasi, chinaisasi, arabisasi, jawaisasi yang sering dirasa lebih unggul oleh kalangan tertentu? Tak apa, di bidang politik, sosial, ekonomi, agama dan lain-lain–nyatanya semangat budaya amburadulisme mitch-match ini toh tak kalah seru. Makanya, kakek saya yang hanya fasih berbahasa Jawa bingung tak mengerti apa itu seru cucu-cucu kakek: wow ! Yang kakek tahu adalah, wah. Sambil terheran-heran kakek bilang: Lho, lha wong wah kok wow to? Inikah tanda-tanda kecil budaya unggul, seperti dianjurkan pak presiden dalam konteks kepribadian Indonesia? Walah, wah aja diganti wow. Wis ...!
Sunday, July 09, 2006
Baskin day
Hehehhe kenapa aku kasih judul Baskin Day....? Karena hari ini kita, aku, gen dan riku masing-masing makan 3 scoop ice cream.
Pagi seperti biasa hari minggu, aku rekam acaranya Riku, Lanjutan ultraman mebius yang disiarkan Sabtu kemarin, yaitu Ryukendo, Bokenja, dna Kabuto. Sambil aku browsing dan tidur-tiduran, malas-malasan. Riku bangun jam 8....selalu cepet bangun ih dia. padahal gen masih molor. dia sambil nonton video rekaman, aku bobo boboan. Gen bangun jam 11, karena musti bawa pakaian ke dry cleaning. Aku bikin onigiri, sosis, telur, misoshiru...pokoknya keluarin semua yang bisa dimakan hihihi.
Dara-dara....santai sambil menyusun rencana untuk tgl 16-17. Kemarin malam kita dapat berita tidak enak yaitu ibunya gen masuk RS karena jantung. sehingga rencana untuk acara peringatan arwah ke 13 th nenek nya gen terpaksa dibatalkan. Untuk okasan ini pertama kalinya masuk rumah sakit, sehingga dia sendiri rasa khawatir. Rupanya sejak hari Jumat sudah masuk CCU Cardiac Care Unit, dan sabtu ke kamar biasa. Untuk memeriksa jantungnya dijadwalkan tanggal 18, sehingga semua rencana batal. Tapi pikir punya pikir tanggal 19 juli merupakan hari ulang tahun oma buyut yang ke 90, sehingga sayang kalo kesempatan berkumpul tidak dipakai, jadi okasan suruh cucu-cucu aja yang pergi ke restoran sama oma buyut..... Untuk itu gen di depan komputer terus, email2an dengan okasan yang di rumah sakit (heran aku bagian jantung tapi boleh bawa handphone dan tv) juga adiknya yang di utara jepang, belum lagi telpon restoran untuk reserve tempat dll.
Jam 5:30 kita pergi naik mobil ambil cleaning, lalu ke Baskin....makan es krim deh...
Sampe aku tulis blog ini jam 8:48 semua ngga semangat untuk makan malam...udah kekenyangan hihihi.

Keterangan foto dari kiri ke kanan:
Ceritanya buat rumah sendiri.... ketiduran dalam mobil menuju baskin... duh sampe tetes terakhir hihihi
Pagi seperti biasa hari minggu, aku rekam acaranya Riku, Lanjutan ultraman mebius yang disiarkan Sabtu kemarin, yaitu Ryukendo, Bokenja, dna Kabuto. Sambil aku browsing dan tidur-tiduran, malas-malasan. Riku bangun jam 8....selalu cepet bangun ih dia. padahal gen masih molor. dia sambil nonton video rekaman, aku bobo boboan. Gen bangun jam 11, karena musti bawa pakaian ke dry cleaning. Aku bikin onigiri, sosis, telur, misoshiru...pokoknya keluarin semua yang bisa dimakan hihihi.
Dara-dara....santai sambil menyusun rencana untuk tgl 16-17. Kemarin malam kita dapat berita tidak enak yaitu ibunya gen masuk RS karena jantung. sehingga rencana untuk acara peringatan arwah ke 13 th nenek nya gen terpaksa dibatalkan. Untuk okasan ini pertama kalinya masuk rumah sakit, sehingga dia sendiri rasa khawatir. Rupanya sejak hari Jumat sudah masuk CCU Cardiac Care Unit, dan sabtu ke kamar biasa. Untuk memeriksa jantungnya dijadwalkan tanggal 18, sehingga semua rencana batal. Tapi pikir punya pikir tanggal 19 juli merupakan hari ulang tahun oma buyut yang ke 90, sehingga sayang kalo kesempatan berkumpul tidak dipakai, jadi okasan suruh cucu-cucu aja yang pergi ke restoran sama oma buyut..... Untuk itu gen di depan komputer terus, email2an dengan okasan yang di rumah sakit (heran aku bagian jantung tapi boleh bawa handphone dan tv) juga adiknya yang di utara jepang, belum lagi telpon restoran untuk reserve tempat dll.
Jam 5:30 kita pergi naik mobil ambil cleaning, lalu ke Baskin....makan es krim deh...
Sampe aku tulis blog ini jam 8:48 semua ngga semangat untuk makan malam...udah kekenyangan hihihi.

Keterangan foto dari kiri ke kanan:
Ceritanya buat rumah sendiri.... ketiduran dalam mobil menuju baskin... duh sampe tetes terakhir hihihi
Saturday, July 08, 2006
Riku (Papa)'s first pet...

Hari ini aku lemeeees banget. kecapekan kemarin, dan kaki senut-senut. kepala sih ngga pusing tapi badannya capek banget. Bangun pagi karena musti bangunin gen kerja. Dan siapin sarapan sisa makanan yang aku bawa kemarin. Karena makan pagi itu (aku jg heran sih knp org butuh wkt lama utk siap-siap) gen terlamat kerja, jadi dia mau pergi naik mobil aja. So aku cepat-cepat turun ke parkiran untuk bersihin bagian dalam mobil dari kotoran makanan terutama yang dijatuhin riku kemarin. Yah, paling nggak tidak malu-maluin keliatan dari luar.
setelah gen pergi, aku makan pagi. Riku sudah bangun, dan seperti biasa nonton deh. Aku bobo, makan, bobo, makan terus kerjaannya. Aku juga heran kok rasanya lemes dan ngantuk banget (setelah malam baru inget bhw aku belum ngopi...seharian bukannya ngopi malah minum bir hihihi). So sampe jam 5 sore santai-santai.
Riku gambar dengan cat air. Dia selalu mau menggambar kalau liat acara Art Attack di disney channel. Anakku mau jadi artis kali yah. Kali ini cara menggambarnya lain dari biasanya so aku pasang yah.... (tanpa diijinin aku pasti pasang sih hihihi)

(Dari kiri ke kanan : "Telur", "Ayam dan anak ayam", "Donat")
sekitar jam 18:30 gen pulang dengan membawa Kabutomushi hasil tangkapan di tempat kerjanya. Katanya sih betina hihihi (gimana bedainnya yah) Dia bawa untuk hewan peliarannya Riku ceritanya. Daripada beli sih,..... biasanya dijual dengan cukup mahal. Tapi terus terang aja aku takut deh. Cuman supaya riku ngga jadi penakut, aku ngga bilang. Tapi jangan harap aku mau pegang langsung dan raba-raba....abis kakinya mirip kecoak binatang yang paling aku BENCI. coba kakinya lain, atau tak berkaki, aku masih berani untuk coba pegang. Bisa-bisa saking takutnya aku bunuh tuh hihihi. Heran aku kenapa sih anak-anak jepang suka banget sama kabuto mushi. Sampai dibikin karakter segala.

Karena seharian ngga tidur siang, riku bobo jam 9 malam. Aku juga ngga mood kerjain apa-apa termasuk nulis blog hihihi.
Friday, July 07, 2006
giri-giri, bata-bata, doki-doki, kuta-kuta
giri-giri = mepet waktunya. bata-bata= pontang-panting, doki-doki=dag dig dug, kuta-kuta = telerrrrrrrrrrrrrrrrr. hihihi
Pagi bangun jam 6. Sambil siap-siap, tiba-tiba gen bilang dia ngga bisa jemput riku malam ini karena dia musti ada di kantor sampe jam 8 malam. Jadi baru sampai di stasiun kira-kira jam 10 malam. muri (pasti ngga bisa). Duh,....pas aku hari ini sibuk banget dan ngga bisa batalin kelas malam karena hari ini ada pelajaran masak di KOI. Puter otak gimana caranya. Bawa Riku dari pagi bukan solusi, karena aku ngga bisa bawa dia ke kelas. Dan kalau mau titip di okasan di yokohama juga udah ngga keburu, even aku naik mobil. Jalan paling mungkin adalah, aku titip riku ke himawari, dan jemput dia jam 4 an naik mobil, lalu ke meguro pakai mobil. Fuffff, mikirinnya aja udah deg-degan keburu ngga yah. Tapi itu cara satu-satunya.
Tapi hari ini Riku bener-bener baik sekali, Aku bangunin dia jam 8 dengan bilang "Riku hari ini tanabata.... musti ke sekolah". Langsung bangun, siap-siap, bahkan dia yang desak terus untuk berangkat, padahal baru jam 8:15. So sekitar jam 8:35 an kita keluar rumah. Pertama kali dalam sejarah aku naik kereta jam 9:02 \:d/ banzaiiii. Sampe murid-murid tanya...sensei kok cepet sekali hari ini. hihihi....
Aku bilang mau deh tanabata terus tiap hari supaya riku dengan senang hati mau ke sekolah.
Kelas chukyu membicarakan sedikit tentang rencana menampilkan "Bali Cafe" di Festival sekolah tgl 2-3-4-5 november. Soal liburan ke jakarta ternyata cuman 2 orang yang pasti sehingga aku bilang mrk berdua urus aja sendiri tiket dan jadwalnya. Kelas Dasar, pada ngga buat PR so aku suruh mereka kerjakan saat itu juga. Ada sekitar 3 anak yang kritis nilainya gara2 jarang masuk akibat mrk anggota team baseball sekolah. Ada satu anak tanya dia bisa dapat kredit ngga, padahal nilainya kurang begitu bagus. Kasian juga dia harus kerja terus setiap malam sampai pagi. Aku bilang, asal dia datang 2 kali sisa kuliah dan kerjakan tugas, ok aja.
Tumben bisa naik bus sekolah yang berangkat jam 14:35 dr kampus. Memang aku cepat2 sih, karena aku masih harus kembali ke rumah, ambil mobil kan. Aku ambil jalan pintas, turun di shimokitasawa lalu ke kichijoji. dari kichijoji aku naik taxi sampai rumah. Dalam taxi, supir taxi ajak omong terus...padahal aku nggabisa konsen dengan apa yang dia bilang.... ngedumel soal ponsel, ibu-ibu yang nyeberang jalan seenaknya, ibu muda yang dorong kereta bayi, sambil telepon, tapi paling banyak cerita tentang dirinya... Katanya dia "dipelihara negara". Nggak tau juga maksudnya apa. Apakah dia homeless, atau bekas napi.....
Sampai di rumah, siapkan semua barang2 yang perlu di bawa. Jadi seperti pindahan aja deh. Jam 4:30 aku jemput riku dan langsung ke meguro. Pertama nya aku ngga mau percaya Car Navi dan mau masuk Jalan besar no 8. Tapi sama Car Navinya dibawa ke jalan kecil terus, katanya macet. Iya sih ....but aku kan ngga tau kondisi jalan. Masak sampe lewat shinjuku segala. trus masuk yamate douri, lewat belakang masuk meguro dori. Kalo udah di daerah Komazawa dori mah aku bisa kira2 arahnya. Maklum aku kan 6 tahun tinggal di sini. Untung Riku baik, dia nurut aja di belakang dan tidak berusaha ke depan. Aku jejalin dia dengan potato chips, coklat, lemon water.... pokoknya biar dia diem deh. Kalo dia mulai rewel aku bilang, mama lagi konsentrasi ke jalan, nanti mama ditangkap polisi.
Akhirnya sampe di balai udah jam 18:10 an. Belum ada siapa-siapa. Turunin barang trus periksa belanjaan yang aku minta tolong beliin Ami. Nggak lama satu per satu murid datang, dan aku kerahkan untuk potong ayam, bawang, wortel, segala macem deh yang harus dipersiapkan. Sekitar jam 7 mulai meracik dan siapin masakan jam 8, makan jam 8:13. Melebihi jadwal tapi puas karena semua bilang masakannya enak. Terutama Sup Buntut. hihihi. Menu pelajaran memasak hari ini :
Sup Buntut, Ayam Rica, Sate ayam (tidak ditusuk), Sayur buncis masak santan, Acar, emping. Nggak sempet bikin sambel padahal bahannya ada sih. Tapi kelihatannya semua kurang begitu suka pedas. Foto-foto masakan ngga sempet ambil saking sibuknya, so musti tunggu kiriman dari murid-murid dulu deh.

Riku seneng aja main disini karena luas, bisa lari-lari dan ditemenin bapak-bapak yang ada di situ. Juga main dnegan anaknya pak gede. Aku sempet bawa juga sih mainannya dia, boneka super heronya ;)) Ada kejadian lucu juga waktu aku lagi ajarin racikan bumbu masaknya, tiba-tiba Riku datang dan tanya....
"Mama....mama senseinano?" (Mama guru ya?)
"Iya riku...mama guru...."
"Eeee....sugoi (hebat)"..... hihihi lucu...semua jadi ketawa.
Sementara kita makan (aku ngga selera makan masakan buatan sendiri) dia juga ikut makan sambil main mainan rumah-rumahan boneka punya Hana chan.... lalu dia guncang-guncang dan bilang "Gempa...gempa" hahahhaah

Aku pulang dari balai kira-kira jam 10 an, dan aku turutin aja maunya car navinya. Soalnya malam, aku ngga tau jalan bisa berabe kalo macet dsb. Akhirnya sampe di rumah jam 11 lewat. Aku telpon gen dari lap parkir minta dia gendong riku yang tertidur sejak dia duduk di mobil. Kecapean juga dia. Aku turunin barang-barang sambil mengaduh-aduh. Karena kaki kanan aku bonyok karena jatuh di depan pintu masuk balai. Jatuh terjerembab, abis ambilin mainan untuk riku. Untung ngga ada yang liat....isin ...(malu) Dan untung juga lukanya ngga seberapa. Abis dengkul ini harus menahan bobot badan yang tidak sedikit kan ....Dan untung juga kaki kanan bukan kaki kiri. Kalo enggak setiap aku ganti gigi persneling bisa mengaduh2. kejadiannya sebelum ngajar lagi... jadi sambil meringis-ringis ngajarnya deh.

Huuuuhhh hari yang bener2 melelahkan sudah selesai. Dan hari yang menegangkan juga buat aku karena aku pertama kali nyetir sejauh itu pulang balik. Mulai sekarang udah bisa deh mau nyetir mobil kemana juga...siapa takut hihihi. Ginigini aku kan bekas centeng jakarta nyetir pake peugeot 504 putih yang tidak takut pada metromini/bus karena klaksonnya nyamain bus...dan body mobilnya ngga bakal penyok biar ditabrak juga hihihi. Udah gitu tukang ngebut juga, termasuk jalan 60 km dikepadatan harmoni/kota. But memang itu masa lalu, aku kan udah jadi orang Jepang yang semuanya serba teratur dan tertib. Kalo di jakarta sekarang mah aku mending naik taxi. Dan sampe sekarang belum pernah kena musibah dalam taxi...dan mudah-mudahan Tuhan lindungi aku terus setiap naik taxi from now on.
Pagi bangun jam 6. Sambil siap-siap, tiba-tiba gen bilang dia ngga bisa jemput riku malam ini karena dia musti ada di kantor sampe jam 8 malam. Jadi baru sampai di stasiun kira-kira jam 10 malam. muri (pasti ngga bisa). Duh,....pas aku hari ini sibuk banget dan ngga bisa batalin kelas malam karena hari ini ada pelajaran masak di KOI. Puter otak gimana caranya. Bawa Riku dari pagi bukan solusi, karena aku ngga bisa bawa dia ke kelas. Dan kalau mau titip di okasan di yokohama juga udah ngga keburu, even aku naik mobil. Jalan paling mungkin adalah, aku titip riku ke himawari, dan jemput dia jam 4 an naik mobil, lalu ke meguro pakai mobil. Fuffff, mikirinnya aja udah deg-degan keburu ngga yah. Tapi itu cara satu-satunya.
Tapi hari ini Riku bener-bener baik sekali, Aku bangunin dia jam 8 dengan bilang "Riku hari ini tanabata.... musti ke sekolah". Langsung bangun, siap-siap, bahkan dia yang desak terus untuk berangkat, padahal baru jam 8:15. So sekitar jam 8:35 an kita keluar rumah. Pertama kali dalam sejarah aku naik kereta jam 9:02 \:d/ banzaiiii. Sampe murid-murid tanya...sensei kok cepet sekali hari ini. hihihi....
Aku bilang mau deh tanabata terus tiap hari supaya riku dengan senang hati mau ke sekolah.
Kelas chukyu membicarakan sedikit tentang rencana menampilkan "Bali Cafe" di Festival sekolah tgl 2-3-4-5 november. Soal liburan ke jakarta ternyata cuman 2 orang yang pasti sehingga aku bilang mrk berdua urus aja sendiri tiket dan jadwalnya. Kelas Dasar, pada ngga buat PR so aku suruh mereka kerjakan saat itu juga. Ada sekitar 3 anak yang kritis nilainya gara2 jarang masuk akibat mrk anggota team baseball sekolah. Ada satu anak tanya dia bisa dapat kredit ngga, padahal nilainya kurang begitu bagus. Kasian juga dia harus kerja terus setiap malam sampai pagi. Aku bilang, asal dia datang 2 kali sisa kuliah dan kerjakan tugas, ok aja.
Tumben bisa naik bus sekolah yang berangkat jam 14:35 dr kampus. Memang aku cepat2 sih, karena aku masih harus kembali ke rumah, ambil mobil kan. Aku ambil jalan pintas, turun di shimokitasawa lalu ke kichijoji. dari kichijoji aku naik taxi sampai rumah. Dalam taxi, supir taxi ajak omong terus...padahal aku nggabisa konsen dengan apa yang dia bilang.... ngedumel soal ponsel, ibu-ibu yang nyeberang jalan seenaknya, ibu muda yang dorong kereta bayi, sambil telepon, tapi paling banyak cerita tentang dirinya... Katanya dia "dipelihara negara". Nggak tau juga maksudnya apa. Apakah dia homeless, atau bekas napi.....
Sampai di rumah, siapkan semua barang2 yang perlu di bawa. Jadi seperti pindahan aja deh. Jam 4:30 aku jemput riku dan langsung ke meguro. Pertama nya aku ngga mau percaya Car Navi dan mau masuk Jalan besar no 8. Tapi sama Car Navinya dibawa ke jalan kecil terus, katanya macet. Iya sih ....but aku kan ngga tau kondisi jalan. Masak sampe lewat shinjuku segala. trus masuk yamate douri, lewat belakang masuk meguro dori. Kalo udah di daerah Komazawa dori mah aku bisa kira2 arahnya. Maklum aku kan 6 tahun tinggal di sini. Untung Riku baik, dia nurut aja di belakang dan tidak berusaha ke depan. Aku jejalin dia dengan potato chips, coklat, lemon water.... pokoknya biar dia diem deh. Kalo dia mulai rewel aku bilang, mama lagi konsentrasi ke jalan, nanti mama ditangkap polisi.
Akhirnya sampe di balai udah jam 18:10 an. Belum ada siapa-siapa. Turunin barang trus periksa belanjaan yang aku minta tolong beliin Ami. Nggak lama satu per satu murid datang, dan aku kerahkan untuk potong ayam, bawang, wortel, segala macem deh yang harus dipersiapkan. Sekitar jam 7 mulai meracik dan siapin masakan jam 8, makan jam 8:13. Melebihi jadwal tapi puas karena semua bilang masakannya enak. Terutama Sup Buntut. hihihi. Menu pelajaran memasak hari ini :
Sup Buntut, Ayam Rica, Sate ayam (tidak ditusuk), Sayur buncis masak santan, Acar, emping. Nggak sempet bikin sambel padahal bahannya ada sih. Tapi kelihatannya semua kurang begitu suka pedas. Foto-foto masakan ngga sempet ambil saking sibuknya, so musti tunggu kiriman dari murid-murid dulu deh.

Riku seneng aja main disini karena luas, bisa lari-lari dan ditemenin bapak-bapak yang ada di situ. Juga main dnegan anaknya pak gede. Aku sempet bawa juga sih mainannya dia, boneka super heronya ;)) Ada kejadian lucu juga waktu aku lagi ajarin racikan bumbu masaknya, tiba-tiba Riku datang dan tanya....
"Mama....mama senseinano?" (Mama guru ya?)
"Iya riku...mama guru...."
"Eeee....sugoi (hebat)"..... hihihi lucu...semua jadi ketawa.
Sementara kita makan (aku ngga selera makan masakan buatan sendiri) dia juga ikut makan sambil main mainan rumah-rumahan boneka punya Hana chan.... lalu dia guncang-guncang dan bilang "Gempa...gempa" hahahhaah

Aku pulang dari balai kira-kira jam 10 an, dan aku turutin aja maunya car navinya. Soalnya malam, aku ngga tau jalan bisa berabe kalo macet dsb. Akhirnya sampe di rumah jam 11 lewat. Aku telpon gen dari lap parkir minta dia gendong riku yang tertidur sejak dia duduk di mobil. Kecapean juga dia. Aku turunin barang-barang sambil mengaduh-aduh. Karena kaki kanan aku bonyok karena jatuh di depan pintu masuk balai. Jatuh terjerembab, abis ambilin mainan untuk riku. Untung ngga ada yang liat....isin ...(malu) Dan untung juga lukanya ngga seberapa. Abis dengkul ini harus menahan bobot badan yang tidak sedikit kan ....Dan untung juga kaki kanan bukan kaki kiri. Kalo enggak setiap aku ganti gigi persneling bisa mengaduh2. kejadiannya sebelum ngajar lagi... jadi sambil meringis-ringis ngajarnya deh.

Huuuuhhh hari yang bener2 melelahkan sudah selesai. Dan hari yang menegangkan juga buat aku karena aku pertama kali nyetir sejauh itu pulang balik. Mulai sekarang udah bisa deh mau nyetir mobil kemana juga...siapa takut hihihi. Ginigini aku kan bekas centeng jakarta nyetir pake peugeot 504 putih yang tidak takut pada metromini/bus karena klaksonnya nyamain bus...dan body mobilnya ngga bakal penyok biar ditabrak juga hihihi. Udah gitu tukang ngebut juga, termasuk jalan 60 km dikepadatan harmoni/kota. But memang itu masa lalu, aku kan udah jadi orang Jepang yang semuanya serba teratur dan tertib. Kalo di jakarta sekarang mah aku mending naik taxi. Dan sampe sekarang belum pernah kena musibah dalam taxi...dan mudah-mudahan Tuhan lindungi aku terus setiap naik taxi from now on.
Thursday, July 06, 2006
Blogger di jepang
Internet
Blogger di Jepang Capai 8,68 Juta
TOKYO--MIOL: Jumlah orang yang mengoperasikan blog (blogger) di Internet mencapai 8,68 juta di Jepang pada akhir Maret.
Dengan informasi dari mulut ke mulut, blogger menjadi makin berpengaruh dalam menetapkan tren konsumen.
Buku putih tentang telekomunikasi 2006 dipersembahkan kepada Kabinet oleh Menteri Komunikasi dan Dalam Negeri Heizo Takenaka.
Blog, kependekan dari weblog, merupakan situs jaringan (website) pribadi yang selalu di-update dengan "link", komentar dan apa pun yang disukai pengguna. Blog dapat dibuat dengan mudah dan sering dikelola oleh individu.
Laporan itu mencatat bahwa blog, yang membolehkan konsumen menerbitkan informasi secara aktif, dan layanan jaringan sosial, komunitas jaringan yang berbasis keanggotaan untuk membentuk jaringan sosial, menjadi makin populer.
Hingga akhir Mei, jumlah orang yang mengoperasikan blog meningkat 2,6 kali lipat dari 3,35 juta setahun sebelumnya, dan pengguna SNS melonjak 6,5 kali lipat menjadi 7,16 juta.
Laporan itu mengatakan konsumen secara khusus menggunakan Internet untuk memperoleh informasi mengenai produk, seraya menambahkan bahwa 60 persen atau lebih orang belajar tentang produk dari blog dan sumber Internet lain sebelum membeli mereka, selain menggunakan situs belanja Internet.
(Ant/OL-03)
Blogger di Jepang Capai 8,68 Juta
TOKYO--MIOL: Jumlah orang yang mengoperasikan blog (blogger) di Internet mencapai 8,68 juta di Jepang pada akhir Maret.
Dengan informasi dari mulut ke mulut, blogger menjadi makin berpengaruh dalam menetapkan tren konsumen.
Buku putih tentang telekomunikasi 2006 dipersembahkan kepada Kabinet oleh Menteri Komunikasi dan Dalam Negeri Heizo Takenaka.
Blog, kependekan dari weblog, merupakan situs jaringan (website) pribadi yang selalu di-update dengan "link", komentar dan apa pun yang disukai pengguna. Blog dapat dibuat dengan mudah dan sering dikelola oleh individu.
Laporan itu mencatat bahwa blog, yang membolehkan konsumen menerbitkan informasi secara aktif, dan layanan jaringan sosial, komunitas jaringan yang berbasis keanggotaan untuk membentuk jaringan sosial, menjadi makin populer.
Hingga akhir Mei, jumlah orang yang mengoperasikan blog meningkat 2,6 kali lipat dari 3,35 juta setahun sebelumnya, dan pengguna SNS melonjak 6,5 kali lipat menjadi 7,16 juta.
Laporan itu mengatakan konsumen secara khusus menggunakan Internet untuk memperoleh informasi mengenai produk, seraya menambahkan bahwa 60 persen atau lebih orang belajar tentang produk dari blog dan sumber Internet lain sebelum membeli mereka, selain menggunakan situs belanja Internet.
(Ant/OL-03)
Subscribe to:
Posts (Atom)