Thursday, September 14, 2006

Krisis Air

Hihihi di Mtb bisa juga krisis Air. yaitu Air minum AQUA. sudah sejak hari senin sebetulnya dan sudah telepon berkali-kali untuk minta dibawakan 7 gallon air tapi tidak ada reaksi. Hari senin malam Novi udah beli 2 galon tapi itupun sekarang hampir habis. So jam 9:30 pagi aku, mama dan papa beli Aqua 2 galon lagi ke Carefour karena takut bener-bener habis. Maunya berangkat jam 9 tapi ngga yakin Carrefour buka sepagi itu ntar kita jadi kodok nungguin pintu... Bener-bener cuman untuk beli air, karena papa ada banyak acara, dan sudah ditelepon om Chris juga bahwa tante Jarma sudah krisis.

Tadinya aku ada rencana untuk makan-makan dengan alumni YNU, dan aku sudah hubungi Stella untuk ketemuan. Tapi berhubung acaranya tidak jadi dan dipindah hari Jumat, stella ajakin ketemuan sebentar, karena dia kebetulan baru selesai kerja. So sekitar jam 2 aku 'terbang' deh ke Ratu Plaza ketemu dia, sekaligus beli VCD film dan CD software. Sementara itu aku sms Jen jat yang berkantor di situ kalo kalo bisa ketemu (heheh isseki nicho, sekali mengayuh 2-3 pulau terlampaui) Jadi deh kita ketemuan di coffee shopnya Ratu Plaza. Di sini aku pesen Es Shanghai... ---kolangkaling, cincau,kelapa, buah dan es serut--- hmmm udah lama juga ngga makan yang beginian.


Oh ya di sini aku juga dapat beli VCD Ultraman dan Voltus V buat Riku. Jadi waktu aku pulang seneng deh mereka bisa nonton. Cuman Sophie yang takut kalau dalam film itu keluar monsternya. Cophie takutt....
Malamnya aku telpon Andy kalo kalo bisa ajak Tina sama-sama keluar. Karena kalo ngga dia mungkin sama sekali ngga ada waktu lagi untuk ketemu aku dan tina sebelum pulang. Tau-taunya si tina entah kemana (Taman Anggrek Mall) dan aku bingung mau kemana hihihi. Akhirnya sekitar jam 9 Andy telpon, ngajakin makan pecel lele. Terus terang aku belum pernah makan pecel lele (udik yah) So kita makan di warung yang biasa Andy kunjungi. Cerita punya cerita aku tahu bahwa Irna sahabat karibnya Tina semasa SMP punya usaha Cafe yaitu The Scoop, dan letaknya tidak jauh dari rumah juga. Karena aku juga cukup kenal Irna (dulu suka ikutan keluarga kita juga ke Puncak nginep bareng) , aku ajak Andy ke sana pengen lihat seperti apa usaha dari orang-orang yang pernah deket dengan keluarga kita.

Nice. Nice place, Nice idea. Interiornya seperti rumah-rumah di eropa dengan picture didinding yang berderet2, lantai kayu hitam, dan uniknya di setiap meja bertaplakan kertas besar dan disediakan crayon untuk corat-coret. doodle. memang banyak orang yang tangannya tidak bisa diam sambil ngobrol atau ngelamun (aku termasuk diantaranya). Aku tidak pernah telepon tanpa melakukan sesuatu yang lain. pasti tangan aku gratil deh ambil bolpen or something, dan coret-coret gambar bunga, balon atau muka orang di kertas, atau tissue atau bekas amplop. Aku minum cappucino dan pesan ice cream di sini. yah harganya harga cafe lah minimun harus sediakan 50 rb untuk secangkir kopi.

No comments: