Monday, September 21, 2009

記事

21日の「敬老の日」を前に総務省が20日に発表した65歳以上の高齢者人口は、前年より80万人増えて2898万人、総人口に占める割合も0.6ポイント増えて22.7%と、いずれも過去最高となった。
 このうち男性の高齢者は男性人口の19.9%と、5人に1人に。女性は女性人口の25.4%と初めて25%を超え、4人に1人が高齢者となった。

 「敬老の日」にちなんで総務省が20日発表した高齢者推計人口(9月15日現在)によると、65歳以上は前年より80万人多い2898万人、総人 口に占める割合は0.6ポイント増の22.7%と、いずれも過去最高を更新した。このうち女性は1659万人で、女性人口に占める割合は0.7ポイント増 の25.4%と、初めて25%を超え4人に1人が高齢者となった。


 男性は1239万人で、男性人口に占める割合は0.6ポイント増の19.9%と、ほぼ5人に1人。来年にも20%を超えそうだ。


 一方、長寿になるほど女性の割合が増え、80歳以上では女性が522万人で、男性(267万人)のほぼ2倍に上る。 

「敬老の日」にちなんで総務省は20日、日本の65歳以上の高齢者人口の推計(9月15日現在)を発表した。

 女性の高齢者は1659万人で、女性人口に占める割合は25・4%(前年比0・7ポイント増)と初めて25%を超え、4人に1人が高齢者となった。


 男性の高齢者は1239万人で、男性人口の19・9%(同0・6ポイント増)を占め、ほぼ5人に1人が高齢者となった。


 高齢者人口は前年比80万人増の2898万人で、総人口(1億2756万人)に占める割合は前年比0・6ポイント増の22・7%。ともに比較可能な1950年以来、過去最高となった。


 年代別では、70歳以上は2060万人(前年比44万人増)。後期高齢者医療制度の対象となっている75歳以上は、前年比50万人増の1370万人(男性519万人、女性851万人)で、総人口の10・7%となった。


 80歳以上は、前年比39万人増の789万人(男性267万人、女性522万人)で、長寿になるほど女性の割合が増えている。


Sunday, September 20, 2009

Masih Ada Waktu

Bila masih mungkin kita menorehkan bakti
atas nama jiwa dan hati tulus ikhlas
Mumpung masih ada kesempatan buat kita
mengumpulkan bekal perjalanan abadi
ho ho ho du du du du du du
du du du du du du du ho ho ho ho
Kita pasti ingat tragedi yang memilukan
Kenapa harus mereka yang terpilih menghadap?
Tentu ada hikmah yang harus kita petik
Atas nama jiwa mari heningkan cipta
Kita mesti bersyukur bahwa kita masih diberi waktu
Entah sampai kapan, tak ada yang bakal dapat menghitung
Hanya atas kasihNya, hanya atas kehendakNya
Kita masih bertemu matahari
Kepada rumpun ilalang, kepada bintang gemintang
Kita dapat mencoba meminjam catatanNya
Sampai kapankah gerangan waktu yang masih tersisa?
Semuanya menggeleng, semuanya terdiam,
semuanya menjawab, "Tak mengerti."
Yang terbaik hanyalah segeralah bersujud
Mumpung kita masih diberi waktu
Kita mesti bersyukur bahwa kita masih diberi waktu
Entah sampai kapan, tak ada yang bakal dapat menghitung
Hanya atas kasihNya, hanya atas kehendakNya
Kita masih bertemu matahari
Kepada rumpun ilalang, kepada bintang gemintang
Kita dapat mencoba meminjam catatanNya
Sampai kapankah gerangan waktu yang masih tersisa?
Semuanya menggeleng, semuanya terdiam,
semuanya menjawab, "Tak mengerti."
Yang terbaik hanyalah segeralah bersujud
Mumpung kita masih diberi waktu

Thursday, September 17, 2009

midnight call

Aku terbangun oleh dering telepon itu. Pertama aku biarkan karena jika penting, pasti akan ada dering sesudah itu. Dan aku masuki studioku, membuka laptop. Kemudian dering itu terdengar lagi.... kring...kring.... Aku angkat.

"Maaf tengah malam begini. Saya XxX temannya Gen. Gen ada?" Hmmm kayaknya sih tidak penting, dan aku tahu Gen sulit dibangunkan.
"Wah maaf Gen sulit dibangunkan. Dia baru tidur..."
"Imelda?"
"Ya...saya. "
"Masih ingat pada saya?"
"Ya saya ingat.... "
"Maaf ya saya menelepon malam-malam begini."
"Tidak apa kok. Kebetulan saya sudah terbangun. Ada apa? Kamu mau cerita pada saya?"
"Saya baru menutup telepon dengan orang lain. Teman saya, sahabat saya. Dulu saya selalu menemani dia, mendengarkan curhatnya. Tapi tadi saya mau curhat, dia tidak mau dengar....."
"Hmmm mungkin dia mengantuk, dan besok perlu bangun pagi. Anggap saja begitu. Bukannya dia tidak mau dengar kamu."
"Iya ya...pasti begitu ya...."
"Begini... setiap orang kan memang berubah. Yang dulu bisa, menjadi tidak bisa. Dan itu tidak bisa dielakkan. Setiap kehidupan itu berputar terus. Memang menyedihkan. Tapi kita harus menyesuaikan diri. "
"Terima kasih ya mau mendengarkan saya. Padahal sudah malam begini. Iya memang semua berubah...."

Pembicaraan selanjutnya mengenai keluarga saya, mengenai masa lalunya, mengenai perceraiannya dan lain-lain. Tak terasa 2 jam berlalu... sudah jam 3 pagi. Dan meskipun saya berkata, kamu boleh telepon lagi lain kali, dan kalau aku terbangun kita bicara lagi... sejak itu dia tidak pernah telepon.

Semoga dia baik-baik saja...

Dan paginya waktu aku bercerita pada Gen, dia mengucapkan terima kasih atas apa yang kuperbuat untuk temannya itu. Dan terus terang Gen memang bilang dia tidak bisa mendengarkan curhat dari temannya. Hei laki-laki! kamu bisa tidak sih bersahabat dengan sesama jenis? saling mendengarkan curhat dengan sesama jenis? Kalau wanita, dia bisa bergaul dengan laki-laki da perempuan. Wanita memang lebih terbuka.

Padahal apa yang kuperbuat sehingga dia berterima kasih begitu? Hanya menemani temannya dan mendengarkan dia bicara. Tapi... itu yang memang "mewah" dalam kehidupan di Jepang.



In the wee hours, pada jam jam aneh di malam hari... di dini hari. Manusia yang kesepian amat merasa limbung, gamang ingin ditemani. Tapi... tidak ada orang yang dapat diajak bicara. Karena itu lah saya juga mengetahui bahwa ada beberapa pendeta buddha yang membuka jalur telepon "diskusi kehidupan 24 jam" untuk mendengarkan curhat mereka yang membutuhkan. Kebanyakan orang yang menelepon mempunyai perasaan kuat untuk bunuh diri.

Tidak kurang dari 30.000 orang Jepang bunuh diri setiap tahunnya. Seberapapun orang berusaha angka ini ditekan... tidak efektif. Mungkin orang Jepang perlu mengkaji kembali hubungan pertemanan mereka.

Apakah saya "aman" dari rasa limbung itu? Tidak! saya pun selalu mengalami masa-masa sepi dan ragu di malam-malam yang mencekam. Memang siapa sih yang bisa "bebas" dari masalah? Tapi saya punya Tuhan, bisa lari ke Tuhan dengan berdoa. Dan saya juga punya teman-teman baik yang kadang available di jam-jam aneh di dunia maya sana. Bertukar pikiran atau blogwalking juga bisa meringankan pikiran.



Memang sulit bagi pengidap insomnia untuk melewatkan waktu-waktu di mana orang seharusnya tidur. Dan malam hari memang menggoda manusia untuk berpikiran macam-macam dan merasa labil. Atau karena banyak pikiran itulah maka menjadi insomnia.

Saya tidak akan bercerita mengenai insomnia lebih mendetil karena itu di luar ranah saya. Tapi kemarin saya tertawa membaca sebuah tulisan dalam bahasa Jepang begini:
Di Jepang satu dari 10 orang mengidap insomnia. Insomnia ditimbulkan oleh stress atau kondisi badan yang tidak baik, dan salah satu penyebabnya adalah kekurangan vitamin D. Bagi penderita insomnia cobalah makan makanan yang banyak mengandung vitamin D seperti ikan tuna, butter, hati dan lain-lain. Bahan-bahan ini banyak terdapat di Izakaya (tempat minum minuman keras) ya? Cobalah makan dan minum di Izakaya... Mungkin dengan demikian Andapun bisa tidur lelap.....

Tahu kenapa saya tertawa? Ya jelas kalau minum minuman keras bisa mabuk atau tertidur kan? Bukan karena vitamin D nya... Tulisan di atas memang sebuah tulisan di majalah Gourmet, sehingga bisa saja dikategorikan "Iklan Menggoda" kalau bukan "Iklan Menyesatkan" seperti yang ditulis Bro Neo.

Semoga teman-teman pengidap insomnia bisa mendapatkan teman curhat, atau mendapatkan "obat" yang ampuh untuk mengatasi penyakit modern ini. Kalau mau midnight call ke saya juga boleh ... tapi nanti jangan malah tambah insomnia memikirkan tagihan telepon interlokal ya.... hihihihi.....

Tuesday, September 15, 2009

best friend

kala aku berduka mereka menyapaku, menguatkanku dan menemaniku. tentu saja dnegan cara mereka masing-masing. Eka, Kris, Didin dan Marten. Pertama kali aku berbicara lama dan dalam dengan Didin dan menemukan beberapa hal yang mengingatkanku dan membuka mataku. Hebat=siap untuk sengsara. Sedangkan Marten? Hanya dengan tulisna dia di statusnya, tapi tepat untukku saat ini: ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yg kalian kasihi mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan -- seperti gunung yg nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.

Aku tahu memang sekarang aku jauh tapi semuanya semakin nyata dan dapat kumengerti.

Tuesday, September 08, 2009

umur anda berdasarkan coklat!

Kamu bisa saja berbohong tentang umurmu, tetapi kesukaanmu akan coklat akan mengungkap berapa umurmu !!!





Ikuti langkah-langkah yang diajukan oleh Chocolator dan cocokan dengan dirimu...


1. Pilih satu angka antara 2 s/d 9 yang mewakili kesukaanmu akan coklat ( dimana angka 2 adalah Sangat Tidak Suka Coklat dan angka 9 adalah Maniac Coklat)


2. K alikan angka itu dengan 2

3. Hasil nomor 2 tambahkan dengan 5

4. Hasil nomor 3 k alikan 50 (ok?gw tunggu loe ambil kalkulator J )

5. Jika Ulangtahun mu sudah lewat hasil nomor 4 tambahkan dengan 1759 jika belum lewat tambahkan 1758

6. Hasil nomor 5 dikurangi dengan tahun kelahiranmu



Sekarang kamu punya 3 angka bukan ?


Angka 1 (pertama) adalah Angka kesuakaanmu akan coklat (yg kamu pilih di No 1)



2 angka berikutnya adalah UMUR KAMU ?!!



Betul kan ??? J


Yap? silahkan takjub?!! Itulah hebatnya CHOCOLATOR !!!! J

Saturday, September 05, 2009

Katanya Kai

Mau
Kagi
Tutup
Minum
ETE (gendong)
Iku (Riku)
Cucu (susu)
Ame (dame = ngga boleh)
Citata (Cuci Tangan)
gigi (sikat gigi)

Thursday, September 03, 2009

Rahasia Hati

Waktu terus berlalu
Tanpa kusadari yang ada hanya aku dan kenangan
Masih teringat jelas
Senyum terakhir yang kau beri untukku
Tak pernah ku mencoba
Dan tak ingin ku mengisi hati ku dengan cinta yang lain
Kan kubiarkan ruang hampa didalam hidupku
Bila aku harus mencintai dan berbagi hati itu hanya denganmu,
Namun bila kuharus tanpamu,
Akan tetap kuarungi hidup tanpa bercinta
Hanya dirimu yang pernah tenangkanku
Dalam pelukmu saat ku menangis

Wednesday, September 02, 2009

Demi solidaritas atau kenangan?

Hari Senin aku ditelpon Miyuki san, mantan produser di InterFM. Dia tanya apakah aku masih mau menjadi announcer di radio itu jika gajinya lebih kecil dari dulu? Soalnya setelah semua DJ lama diberhentikan satu pihak, katanya banyak keluhan ttg isi dan pembawaan acara PSA yang dulu aku bawakan. Padahal dulu selama 10 tahun belum pernah ada keluhan. Seandainya mantan DJ yang lain juga mau, mungkin semua personality PSA yang dulu akan dipanggil kembali. Pacenya rekaman seminggu sekali. Well, aku bilang, sebetulnya aku asal dapat ganti transportasi pun, akan mau untuk kerja kembali di situ. Masalahnya bukan uangnya, tapi dengan membacakan berita dari tanah air itu, aku punya hubungan batin dengan negaraku. Aku akan berusaha mencari berita terbaru yang menarik. Sejak aku berhenti menjadi DJ, aku ngga pernah lagi baca surat kabar online. malas! Lebih baik aku ngeblog. Jadi tentu saja aku mau dengan senang hati.
Persoalannya apa usulnya ini akan diterima atau tidak, yang belum tahu. Kalau diterima, berarti langsung rekaman. Yipiieeee...

I missed my "radio" world very much

Saturday, August 29, 2009

Bukan aku!!!

Gen marah pada Riku, entah soal apa.
Lalu aku marah pada Kai karena Kai membuang air minum ke dalam tempat sampah.
Lalu Gen berkata, "Aduh anak-anak kita kena marah semua"
"Abis Kai buang air ke dalam tempat sampah, kan basah" -Imelda (bhs Jepang)
"Huh Kai, kok begitu, belajar dari mana?" Gen (bhs Jepang)
"Bukan aku loh" Riku (bahasa Indonesia)
"Riku....." Kai berkata, jadi dia menyalahkan kakaknya yang mengajarkan dia. Wahhhh adu domba! Aku dan Gen langsung terbahak-bahak. Duh lucu amat sih ke dua anakku ini.
Tadi juga waktu siap-siap mau pergi, Kai datang ke aku dan berkata,
"Ma, Kagi (kunci)" dan dengan muka innocense nya dia memandang aku. Dia pikir semua akan pergi naik sepeda. Lalu aku bilang, "Kita naik mobil, tidak perlu kagi"
Tapi mukanya itu loh.... gemesin

Wednesday, August 26, 2009

tips

Satu sore di sebuah mal, seorang anak berusia sekitar 8 tahun berlari kecil. Dengan baju agak ketinggalan mode, sandal jepit berlumur tanah, berbinar-binar senyumnya saat dia masuk ke sebuah counter es krim ternama.

Karena tubuhnya tidak terlalu tinggi, dia harus berjinjit di depan lemari kaca penyimpan es krim. Penampilannya yang agak lusuh jelas kontras dibanding lingkungan mal yg megah, mewah, indah dan harum.

“Mbak, Sunday cream berapa?” si bocah bertanya, sambil tetap berjinjit agar pramusaji dapat melihat sedikit kepalanya, yang rambutnya sudah lepek basah karena keringatnya berlari tadi.
“Sepuluh ribu!” yang ditanya menjawab.

Si bocah turun dari jinjitannya, lantas merogoh kantong celananya, menghitung recehan dan beberapa lembar ribuan lusuh miliknya.

Kemudian sigap cepat si bocah menjinjit lagi. “Mbak, kalo Plain cream yang itu berapa?”

Pramusaji mulai agak ketus, maklum di belakang pelanggan yang ingusan ini, masih banyak pelanggan “berduit” lain yang mengantri. “Sama aja, sepuluh ribu!” jawabnya.

Si bocah mulai menatap tangannya di atas kantong, seolah menebak berapa recehan dan ribuan yang tadi dimilikinya.
“Kalau banana split berapa, Mbak?”
“Delapan ribu!” ujar pramusaji itu sedikit menghardik tanpa senyum.

Berkembang kembali senyum si bocah, kali ini dengan binar mata bulatnya yang terlihat senang, “ya, itu aja Mbak, tolong 1 piring”. Kemudian si bocah menghitung kembali uangnya dan memberikan kepada pramusaji yang sepertinya sudah tak sabar itu.

Tidak lama kemudian sepiring banana split diberikan pada si bocah itu, dan pramusaji tidak lagi memikirkannya. Antrian pelanggan yang tampak lebih rapi dan berdandan trendi banyak sekali mengantri.

Detik berlalu menit, dan menit berlalu. Si bocah tak terlihat lagi dimejanya, Cuma bekas piringnya saja. Pramusaji tadi bergegas membersihkan sisa pelanggan lain. Termasuk piring bekas banana split bekas bocah tadi.

Bibirnya sedikit terbuka, matanya sedikit terbebalak. Ketika diangkatnya piring banana split bocah tadi, di baliknya ditemukan 2 recehan 500 rupiah dibungkus selembar seribuan.

Apakah ini?
Tips?
Terbungkus rapi sekali... rapi !

Terduduk si pramusaji tadi, di kursi bekas si bocah menghabiskan Banana splitnya. Ia tersadar, sebenarnya sang bocah tadi bisa saja Menikmati Splain Cream atau Sunday chocolate, tapi bocah itu mengorbankan keinginan pribadinya dengan maksud supaya bisa memberi tips kepada dirinya. Sisa penyesalan tersumbat di kerongkongannya. Disapu seluruh lantai dasar mall itu dengan matanya, tapi bocah itu tak tampak lagi.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/layar/2009/06/18/418/Di.Balik.Sepiring.Banana.Split