Thursday, April 30, 2009

sebal

banyak ide
tapi ngga ada waktu dan mood menulis
sepertinya perlu sake nih

dan kenapa aku tiba-tiba berpikir, "Untuk apa aku hidup ya?"
mulai mellow lagi

Ya, aku justru sebal karena liburan di depan mata!
dan pekerjaan hampir selesai. I'm going to miss the hectic situation.

aduuuuuuuh 23:45

Catatanku

eja·wan·tah /éjawantah/ v, meng·e·ja·wan·tah v 1 menjelma; menjadi berwujud; 2 menitis;
meng·e·ja·wan·tah·kan v menjelmakan (mewujudkan, melaksanakan, memanifestasikan)

le·la·tu n bunga api; kilatan api:

Wednesday, April 29, 2009

Aku dan angka

aneh ya?
aku memang selalu perhatikan angka
sejak seorang teman bilang padaku
bahwa dia selalu bertemu dgn org yang menolongnya
pada waktu berderet atau angka bagus
dan sejak itu aku jg perhatikan angka....

22:22

Wall-e

Kemarin aku beli DVD Wall-e di Amazon. Dan pagi ini sampai. Aku tahu Riku dan Kai suka. And You have to see their face, when they opened the box. WOW...
sampai kai dan riku berantem...hanya untuk memegang DVD itu.

"Today is a lucky day!", said Riku
"Biji Bunga Matahariku mengeluarkan pucuk kehidupan tadi pagi. Dan aku bisa menonton Wall-e lagi. Hari ini pasti hari yang baik untukku!"
Well, enjoy dear.... dan jangan ganggu mama kerja ya.
Maaf ya Gen, you have to babysit them. Padahal hari ini hari libur. Maaf.....

Si Pencinta Bunga

Sejak aku tunjukkan bunga tsuzuki berwarna merah muda di pinggir lapangan parkir, dan mengajarkan pada Kai, bahwa itu namanya HANA, Kai tergila-gila bunga.

Dua hari yang lalu waktu dia menangis, yang bisa menghibur dia hanyalah Bunga. Sepanjang perjalanan ke penitipan, bila melewati rumpun bunga, dia selalu berteriak, "Ow...... " dan menunjuk-nunjuk.

Sampai suatu saat, ada kakak perempuan kelas 3 SD yang tinggal di mansion kami memberikan bunga pada Kai. Dia memegangnya terus sampai tiba di penitipan.

Dan sekarang, kalau dia rewel, aku cukup memberikan bunga padanya. Dan dia diam.

Kemarin malam aku bacakan Picture Book, tentang Winnie the Pooh and Christopher Robin. Itupun dia yang pilih, dan sodorkan di depan hidungku untuk dibaca. (Terkadang sakit mukaku kena ujung buku ...huh). Dan dalam gambar terlihat Pooh memegang bunga. Dia menunjuk-nunjuk bunga itu, dan seakan marah.... "Aku mau pegang bunga ini!"

Hei, sang pencinta bunga yang sedang terlelap.... Sudahkah kamu bertemu peri bunga dalam mimpimu? Kapan kamu bisa bercerita dengan bahasa yang mama mengerti? Sehingga mama bisa tahu isi mimpimu?

Asal kamu tahu saja, my second child. Mama sayang kamu. Mama cinta kamu. Dan mama ingin mendapat ciuman basahmu di bibir dan hidung mama.....

Tuesday, April 28, 2009

Bermain ke rumah teman

Sudah 3 minggu Riku bersekolah di SD. Dan dia bangga sekali bisa menjawab aku punya teman namanya Taichi kun. Dan sejak kenal Taichi kun, dia selalu pulang ke rumah, menaruh tas dan berkata,
"Ma, aku boleh main ke rumah Taichi kun"
atau
"Ma aku mau ke sekolah lagi dan main dengan Taichi kun"
atau
"Ma, aku ajak Taichi kun ke sini ya"

Dan waktu pertama kali dia bawa temannya, tanpa memberitahu terlebih dahulu, jelas aku panik. Untung aku pakai baju yang sopan hihihi. Dan akhirnya aku terpaksa membereskan kamar makan supaya mereka bisa main di situ. DUH, padahal aku sedang sibuk buk buk banget. Nih kerjaan kapan selesainya? Meskipun membayangkan duit yang masuk pasti enak... tapi sengsaranya ngerjain dikejar-kejar deadline itunya loh.

Aku memberikan kebebasan pada Riku untuk bermain bersama temannya. Aku iri, karena dulu aku tidak bisa bermain ke rumah teman. Kalau mau teman yang harus ke rumahku. Sehingga aku tidak punya teman akrab. Aku selalu sendiri. Ada satu teman yang tinggal di belakang rumah. Perempuan yang seumur aku tapi karena nakal, dia tidak naik kelas, sehingga 1 kelas di bawah aku. Kami hanya berbicara di kebun belakang, berbataskan kawat penghalang. Apa yang diobrolin? Tentu saja tentang cowo-cowo. Padahal aku suka pada kakaknya, Bharata yang mukanya bisa dibilang manis.

Ah, aku tidak mau Riku menjadi sepertiku. Aku ingin dia punya teman sebanyak-banyaknya. Meskipun aku aktif di organisasi, aku tidak punya teman untuk curhat, atau bermain bersama. Tapi kalau dipikir, mau bermain apa ya? Jika aku punya teman perempuan? Boneka... I hate it. Congklak? Main Karet? hmmm aku memang lebih suka sendiri dan membaca. Sayang dulu tak ada blog ....

Monday, April 27, 2009

Kai

Aduh Kai pagi-pagi sudah mencengangkan kita. Dia ambil handuk yang ditumpuk, lalu dia bawa ke papanya yang ada di kamar mandi.... Dia tahu handuk itu tempatnya di situ. Duh... sering dia bantu aku dengan tindakan yang kecil. Seperti dia angkat sampah dan masukkan ke tempat sampah. Atau bahkan dia bawa botol susunya sendiri untuk diisi....

Dan hari ini aku merasa bersalah, dia aku dudukkan di sepeda. Karena sepeda di sebelah sepedaku tumbang, maka aku mau perbaiki.. Karenanya sepedaku malah ikut tumbang dengan kai masih terduduk di situ. Kepalanya tidak membentur tanah memang, tapi karena kaget, dia menangis terus. Aku bawa kembali dalam rumah dan mau kasih minum, dia tidak mau. Tetap mau pergi..... Tidak menangis lagi sih, tapi memang jadi pendiam. Aku khawatir dan kasih tahu gurunya, kalau kondisinya berubah tolong aku ditelepon, supaya bisa bawa ke dokter. Semoga dia tidak apa-apa. Duh aku tdak bisa memaafkan diriku kalau dia menderita...... Tuhan dengar doaku.

Thursday, April 23, 2009

23-4

Imelda,
You are incredibly attractive today, and you will find that it is the more thoughtful people who are interested in what you think, believe or have to say. A dynamic and interesting person who has wild, radical ideas could drift across your path today.

Sunday, April 19, 2009

Doaku hari ini

Tuhan....
seorang muridku Watanabe san berulang tahun ke 94 kemarin 18 April.
Aku baru saja menelepon beliau, dan bisa mendengar suaranya yang ceria.
Dan tak lupa dia berkata, "Imelda adalah guru bahasa Indonesiaku yang pertama"
Dan aku berjanji untuk menemuinya sesudah Golden Week, setelah pekerjaan terjemahan yang begitu banyak ini selesai.

Tuhan beri dia kesehatan, dan akal yang terang, sampai kelak tiba waktunya Engkau panggil. Entah kenapa aku punya ikatan batin padanya. Dia benar-benar menjadi cermin diriku, terlepas dia memujaku sebagai guru. Namun aku yang masih banyak harus belajar darinya.
Tuhan kabulkanlah doaku ini.

Amin

Zucchini

Riku bertanya:
"Mama, Zucchini itu apa?"
"Hmmm seperti ketimun, kyuri...tapi tidka dimakan mentah. Ditumis atau di marinated. Rasanya seprti Oyong, tapi kalo Oyong lebih sering direbus/sayur bening, kalau Zucchini pakai minyak.

Paling cepat kasih liat fotonya deh hehehhe. SO googling deh.