Tuesday, February 10, 2009

Hukum Daya Tarik CARA MENGENDALIKAN DAN MERUBAH PERASAAN

Law
of Attraction :

Hukum Daya Tarik CARA MENGENDALIKAN DAN MERUBAH PERASAAN



Mengapa kita harus mengendalikan perasaan kita?
Ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa manusia
mempunyai sebanyak 60.000 pikiran dalam sehari.

Tentu tidak mudah untuk memilah pikiran mana yang
positif dan mana yang negatif dari sekian puluh ribu
pikiran tersebut.

Ada cara yang paling mudah untuk mengetahui pikiran mana
yang positif dan pikiran mana yang negatif yaitu lewat
PERASAAN (EMOSI). Bob Doyle – salah satu tokoh dalam
film The Secret – mengatakan bahwa emosi adalah hadiah
yang luar biasa, yang membuat kita mengetahui apa
yang kita pikir. Intinya jika perasaan kita senang,
gembira, bersyukur berarti pikiran kita sedang
berada di area yang positif. Jika perasaan kita
sedih, cemas, gelisah, takut, iri hati, dlsbnya
berarti pikiran kita sedang berada di area yang negatif.

Perasaan "GOOD" --> Berpikir yang "GOOD" --> Menarik
hal-hal yang "GOOD"

Perasaan "BAD" --> Berpikir yang "BAD" --> Menarik
hal-hal yang "BAD"

Perasaan yang baik akan menghasilkan pikiran yang baik.
Pikiran yang baik diwujudkan dalam bentuk perkataan
dan perbuatan yang baik. Perkataan dan perbuatan
yang baik jika dilakukan secara rutin akan menjadi
kebiasaan yang baik. Kebiasaan yang baik ini akan
membentuk watak/karakter yang baik pula. Dan
inilah yang menentukan masa depan kita.

Kira-kira begitu cara kerjanya. Contoh : Jika pagi hari
kita bangun dengan perasaan/mood yang negatif karena
habis dimarahi atasan pada hari sebelumnya, maka
pikiran kita kurang lebih akan berkata:

"Ah, hari ini saya malas ke kantor. Terlambat sedikit
ga pa pa lah.", "Hari ini saya ijin saja karena lagi
ga mood.", ataupun jika tetap berangkat ke kantor maka
dilakukan dengan setengah hati.

Sesampai di kantor, jika mood ini tetap dipertahankan
maka perkataan dan perbuatan di kantor pasti
akan negatif, misalnya: gosip menjelekkan atasan,
menjelekkan kondisi perusahaan, dll. Jika perbuatan dan
perkataan ini tetap dipertahankan selama seminggu maka
akan menjadi kebiasaan. Jika tidak gossip menjelekkan
atasan, rekan kerja, perusahaan rasanya seperti
ada yang kurang. Lebih mudah untuk membentuk karakter
yang negatif daripada yang positif. Setelah ini
menjadi karakter yang negatif, maka bisa dipastikan kita
akan diperhatikan oleh orang lain (atasan, rekan kerja,
bawahan).

Anda kemudian bisa menjawab sendiri, masa depan orang
tersebut kira-kira seperti apa?! :) Padahal awal mulanya
hanya dari "perasaan". Pikiran dan Perasaan Anda
membentuk hidup Anda. Akan selalu begini.

Pasti!
– Lisa Nichols.

Cara merubah perasaan kita!

1. Merubah GERAK

Coba Anda praktekkan ketika bangun pagi, Anda merasa
malas untuk bangun, walaupun mata masih tertutup,
Anda paksakan bangun (JANGAN LUPA UNTUK S.E.N.Y.U.M.
dan BERSYUKUR terlebih dahulu) dan lakukan lompat-lompat
kecil selama 10-15 menit. Kira-kira setelah itu Anda
akan lanjut tidur lagi? NO, Anda akan langsung ke kamar
mandi untuk bersiap-siap ke kantor. Alasan: karena gerak
yang Anda lakukan merangsang aliran darah untuk lebih
lancar mengalir ke seluruh pembuluh darah dalam tubuh
dan ke otak dan membuka pori-pori tubuh untuk
mengeluarkan keringat. Gerak tubuh orang bersemangat
bisa Anda bedakan dari gerak tubuh orang yang tidak bersemangat.
Jadi jika Anda sedang tidak bersemangat, coba
ubah gerak tubuh Anda menyerupai gerak tubuh orang
yang bersemangat: berjalan cepat, kepala tidak
menunduk, dada membusung, senyum. Ini akan
membuat perasaan Anda dari tidak bersemangat menjadi
bersemangat (lebih ceria).

2. Merubah FOKUS

Coba Anda lakukan hal ini ketika Anda sedang merasa
negatif/bad mood: Ubah fokus kita ke hal-hal atau
pengalaman-pengalaman yang menyenangkan/lucu/gembira/
positif.
Saya selalu membayangkan keberhasilan-keberhasilan
yang telah saya capai di masa lampau
dan kegembiraan-kegembiraan karena kesuksesan
yang akan saya capai di masa yang akan datang
jika pikiran dan perasaan saya sedang negatif.

Dengan demikian, saya akan kembali terinspirasi dan
termotivasi untuk kembali mengejar impian saya walaupun
sempat gagal di tengah jalan.

GAMPANG-GAMPANG SUSAH untuk melakukan hal ini.

Tetapi ingat, awalnya hanya dari "perasaan" dan
berkembang menjadi kebiasaan. Jika kita lakukan secara
konsisten hal ini, maka ini dapat menjadi kebiasaan
kita dan kita akan lebih mudah untuk merubah
perasaan kita.

3. Merubah SUARA INTERNAL

Bayangkan ketika Anda menemani anak menonton film kartun
dan mendengar suara Donald Duck yang khas "wekkk...wekkk...wekkk...".
Mungkin Anda akan turut tertawa atau tersenyum.
Merubah suara interal berarti merubah
suara yang bagi kita terasa tidak mengenakkan
(misalkan umpatan, makian, teguran dari atasan, klien,
konsumen, rekan kerja, teman, dlsbnya) menjadi suara
yang terdengar lucu bagi kita. Suara yang terasa lucu
bagi kita, misalkan suara Donald Duck yang khas,
suara orang berbicara gagap/terputus-putus, suara
pria yang dibuat mirip wanita, ataupun
suara-suara lainnya yang menurut pengalaman Anda
masing-masing lucu.
Dengan demikian akan merubah suasana hati menjadi lebih
positif dan bersemangat kembali.

4.Merubah ARTI

Anda mungkin pernah membaca di surat kabar bahwa tingkat
pengangguran yang tinggi dan kehidupan ekonomi
yang semakin sulit menyebabkan banyak orang bunuh
diri.

YES, Anda yang memberi arti terhadap hidup Anda.
Jika si A menganggap dirinya miskin segala-galanya,
tidur di kolong jembatan, tidak punya keluarga,
makan dari sisa-sisa pemberian orang, dihina
orang, cacat fisik, dsbnya, kira-kira menurut Anda
apakah yang akan dilakukan oleh si A? Lebih
mungkin dia akan mengambil jalan pintas untuk bunuh
diri.

Tetapi bandingkan dengan si B, dengan
kondisi yang sama, tetapi dia memberi arti lain
bagi hidupnya.
"Hari-hari seperti ini sudah cukup.
Saya harus mau berusaha lebih keras dan menghargai
diri saya sehingga orang lain mau menghargai
saya juga." Dengan arti yang diberikan oleh
si B, kemungkinan dia untuk maju akan lebih terbuka.

5. Merubah SUASANA

Pelatihan di alam terbuka akan membawa suasana dan hasil
yang berbeda dibandingkan dengan pelatihan di dalam
ruangan. Tempat dan suasana yang berbeda dari rutinitas
sehari-hari bisa memberikan dampak yang berbeda.
Contoh: jika sehari-hari berada dan bekerja di
kantor, maka cobalah pada hari libur untuk
mencari suasana yang berbeda. Ini berguna untuk
menyegarkan kembali suasana hati kita dan untuk
pemulihan sel-sel tubuh (fisik) kita. Staff saya bahkan
menyempatkan diri di sela-sela kesibukannya untuk
bersantai dan merubah suasana hati di lounge airport
terminal internasional J Dengan begitu,
menurut pengakuannya, sekembalinya dari tempat tersebut,
suasana hati menjadi lebih bersemangat dan positif.

Entah mengapa? Mungkin ada pengalaman yang
menyenangkan/positif yang berhubungan
dengan tempat tersebut. Sayapun suka membawa
staff saya untuk pelatihan di alam terbuka (enam
bulan sekali).

Terbukti, bahwa setelah kembali dari pelatihan,
semangat dan motivasi menjadi lebih terpacu.
Silahkan dicoba!

6. Merubah INPUT

Ketika Anda bersama keluarga menonton acara televisi:
BUSER, PATROLI, SERGAP, SMACK DOWN, dlsbnya, kira-kira
apa komentar umum yang terlontar?
"Koq, para penjahat tambah sadis ya?",
"Koq kota kita tambah ga aman ya?",
"Koq orang-orang jadi pada ga punya
hati nurani ya?".
Akibatnya apa? Pikiran yang negatif
mempengaruhi perasaan kita menjadi negatif. Ubah
perasaan kita menjadi positif dengan mendengarkan
lagu-lagu perjuangan, motivasi : I Have A Dream –
Westlife, The Power Of The Dream – Celine Dion,
We Are The Champion – Queen, dlsbnya. Baca buku-buku
motivasi dan pengembangan diri. Bacanya jangan
`Lampu Merah' melulu. :) Ikut seminar, klub, organisasi,
kursus untuk pengembangan kepribadian dan bersosialisasi.

Dengan mengubah input yang masuk, kita memprogram ulang
pikiran dan perasaan kita untuk menjadi lebih baik.

Sharing selanjutnya adalah bagaimana cara untuk
menggunakan dan mengaplikasikan RAHASIA ini dalam
hidup kita. Sampai saat itu, tetap bersemangat dan
sukses selalu untuk Anda!

Putera Lengkong
Direktur, Motivator, Trainer

No comments: