Monday, January 02, 2006

OZONI


Pagi bangun pukul 8 pagi dan makan pagi jam 9. Bantu okasan masak Ozoni dan mengatur meja. Karena kemarin malam main dish nya sukiyaki, maka hari ini makan osechi. Kemudian makan pagi diawali dengan otoso, sake manis pertama yang disuguhkan dalam teko khusus. Rasanya tidak begitu enak, tapi itu kebudayaan sih. Lalu minum sake...hihihih dari sarapan sudah minum sake. Rebusan aku dipuji, dibilang satoimo (talas) nya pas rasa dan waktu masaknya. Acara dr indonesia juga disukai. Mungkin karena mezurashii (aneh) yah. Memang ada acar jepang namanya Numasu yang rasanya mirip, tapi acara ini aku masukkan cabe rawit dari indonesia, jadi pedas. Kira-kira jam 11 Okasan dan otosan mengantar Ma-chan dan Su-chan ke Haneda. Kami bertiga pergi ke rumah Hibaasan naik taxi. Riku sempat menangis, karena sebetulnya dia mau naik mobilnya a-chan. Aku pakaikan kimono ke riku.
Sampai di rumah hibaasan, riku berfoto bersama, lalu minta menanggalkan kimononya. ngga betah dia. Kita makan osechi, dan niimono buatan hibaasan. Wah kalau dipikir nenek berusia 90 tahun masih bisa masak seenak ini... jadi pingin belajar sama hibaasan deh. Dia tahu kesukaan gen dan aku, sehingga kalau kita datang pasti masak osekihan, dan kalau ada waktu buat shiraae. Oh ya ada satu lagi yang aku kandou, yaitu nishiki(dua warna, kuning dan putih), kue yang terbuat dari kuning telur dan putih telur. Kandounya karena rasanya mirip dengan kue nangka bugis. Jadi kangen sama kue-kue bugis, yang katanya adalah makanan bangsawan karena pakai telur dan gula banyak sekali. Semoga nanti kalau kembali ke jakarta bisa cari di Tamalatea.

Aku sempat tertidur di rumah Hibaasan. Riku juga. Kita pulang ke Takada dijemput oleh okasan dan otosan. Malam ini kita makan osechi lagi sambil minum sake sisa. Gen menyerah minum karena sudah sakit kepala. Aku masih tenang-tenang aja minum terus. sedangkan Riku, duduk tenang menonton 101 Dalmatians.

No comments: